#AprilProduktifDay15: Iqro!
bismillahirrohmanirrohim
Saya ucapkan terimakasih kepada teman teman #AprilProduktif, karena mereka saya mau dan bisa memulai menulis. Sebuah keinginan yang sekedar angan.
Awal bergabung di Blogger pada 2016 ketika dituntut untuk membuat blog untuk tugas ICT di kampus, begitu ICT selesai, blog pun kembali mangkrak.
Niat awal saya bergabung kembali di blog sebenarnya ingin berbagi mengenai beberapa perjalanan saya, ada yang bermakna, ada yang sekedar pelarian. Poin yang saya ingin bagikan adalah pelajaran dari perjalanan saya. Biarpun bukan manusia yang kaya saya juga ingin berbagi, minimal berbagi cerita. Jika itu hal positif akan saya bagikan sebagai teladan, jika itu hal negatif akan saya bagikan juga sebagai pelajaran agar kelak pembaca bisa mengambil hikmah atau minimal tahu hal negatif tersebut tidak baik dan tidak melakukannya.
Sudah 15 hari berlalu di bulan April, harusnya saya sudah menulis sebanyak 15 tulisan (termasuk tulisan ini), tapi mental deadliners alias mental kepepet saya benar benar sebuah hal yang berbahaya. Jika belum mendekati deadline maka ide di kepala saya seakan mampet, seperti selokan di kala hujan yang menyebabkan banjir. Hal tersebut menyebabkan saya sering terlambat menyetor tulisan, atau bahkan dirapel 2-3 tulisan sekaligus.
Sebenarnya saya ingin merubah kebiasaan ini, tapi yang namanya kebiasaan pasti tidak mudah untuk dirubah.
Sampai saya berada di titik kosong, ibarat motor yang kehabisan bensin. Tulisan saya terasa monoton dan hambar, mungkin ini termasuk efek dari kurang membaca. Saya mengutuk diri saya sendiri atas kemalasan saya sendiri, yang ujung-ujungnya menyusahkan saya sendiri. Mungkin ini jadi pertanda alam supaya saya kembali aktif membaca lagi.
Doakan supaya saya bisa rajin membaca lagi, supaya saya tetap menulis, supaya bisa berbagi ke-embuh-an.
Iqro'!
Komentar
Posting Komentar