Postingan

Ngelayab Akhir Tahun 2020

Gambar
bismillahirrohmanirrohim Setelah Januari 2020 saya berkunjung ke rumah Mas Faisal di Kediri dan mendapatkan banyak cerita. Alhamdulillah, di akhir tahun yang menguji keimanan, saya diberi kesempatan untuk berkunjung ke rumah Mas Hadid di Pemalang. Perjalanan yang sebenarnya sudah saya rencanakan sejak pertengahan tahun tepatnya ketika lebaran idul fitri 2020, sekalian halal bihalal mumpung orangnya sedang di rumah dan saya juga di rumah di Banyumas. Sekedar informasi jarak Banyumas-Pemalang hanya berkisar 2 jam, memutari lereng Gunung Slamet. Saya sudah meminta Mas Hadid untuk share lokasi rumahnya, tapi karena kebiasaan saya yang sering menunda-nunda akhirnya rencana tersebut gagal sampai Mas Hadid dan saya juga sudah kembali ke Jogja. Akhirnya kami malah bertemu di Jogja lagi. Sedang asik bercerita soal progres masing masing, apa yang akan dilakukan selanjutnya oleh Mas Hadid yang sudah lulus dan apa yang akan saya lakukan oleh saya yang masih belum lulus, Mas Hadid bercerita kalau d...

#AprilProduktifDay22: Tidak tahu diri

bismillahirrohmanirrohim Untuk urusan cita cita, di masa kecil (mungkin sampai sekarang) saya termasuk kurang ajar, menaruh cita cita di tempat yang tinggi tanpa ada usaha menggapainya. Ketika TK saya bercita-cita menjadi astronot, karena terpengaruh tayangan kartun Tiny Planets Bing and Bong. Saya mengenal kartun Bing and Bong dari bonus pembelian susu formula Dancow. Di kartun tersebut saya melihat betapa mengasikkannya berkeliling antar planet, melayang dengan bebas karena tidak adanya gravitasi, sejak itu saya ingin menjadi seperti Bing dan Bong, berkeliling antar planet. Lalu saya tahu kalau orang yang bekerja di luar angkasa namanya "astronot". Itulah cita cita pertama saya, menjadi astronot. Ini letak kurang ajar saya. Saya tidak mengembangkan diri saya, jadilah cita cita astronot hanya sekedar impian masa kecil. Hanya berdasar pada kartun fiksi, tidak mau melihat lebih jauh lagi. Saya mau alasan ini itu blablabla dan macam macam, tapi say...

#AprilProduktifDay21: Horor Lah Pokoknya

bismillahirrohmanirrohim Desember 2019, saya mendapat tugas untuk mengambil data skripsi ke Jakarta. Saya putuskan untuk bermotor sendiri ke sana, menambah pengalaman sekaligus bisa mampir sana sini, salah satunya Bandung. Demi kelancaran perjalanan tentu saya minta doa restu dan minta sangu ke orangtua, tapi saya tidak bilang kalau saya bermotor dan mampir ke Bandung. Saya pamitnya berangkat naik kereta, langsung ke Jakarta. JANGAN DITIRU! Dalam perjalanan pulang saya mampir ke kos teman masa SMA di Bandung untuk numpang ngerusuh , Hengki namanya. Saya perlu mengisi ulang tenaga saya jadi saya putuskan untuk menginap semalam sebelum lanjut berkendara esok hari. Kosan Hengki ini sebenarnya ramai, banyak orang yang bisa diajak ngobrol santai, bahkan ada satu temannya yang numpang singgah juga dari Ciwidey dan menginap di kos ini, Reza namanya. Sayangnya, stamina saya bisa dibilang sudah cukup drop, kalau saya paksakan begadang mungkin saya tidak bisa pulang jadi saya p...

#AprilProduktifDay20: S.U.C.C.E.S.S

Gambar
bismillahirrohmanirrohim Foto di atas di ambil setelah pentas seni dalam rangka perayaan ulang tahun sekolah bulan Desember 2015. Saat itu kami kelas XII, alias 12 alias 3 SMA atau bisa dibilang itu adalah pentas seni terakhir kami sebagai anak SMA, sebelum kami berpencar melanjutkan perjalanan mengejar mimpi masing masing. Kami tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Dari awal terbentuk kami termasuk kelas yang slengean , nanggung dan bukan kelas idaman. Berjumlah total 38 individu, dengan karakteristik yang beraneka ragam, yang mempengaruhi gambaran kelas di mata orang lain dan guru guru. Pintar tidak, tapi tidak mau dibilang bodoh, bandel iya, berandal belum, tidak terlalu solid juga, pokoknya nanggung lah, yang pintar ada (bukan saya), yang kapasitas otak menengah ke bawah juga ada (ini saya). Ikut lomba classmeeting pun lebih sering kalah daripada menang, kami terlalu menyepelekan itu semua. Sepertinya kami terlalu menjiwai ...

#AprilProduktifDay18: Sekilas Tawa

bismillahirrohmanirrohim Minggu kedua bulan April di Jogja diwarnai fenomena cuaca panas alias semromong yang katanya disebabkan "inti panas bumi berpindah". Berita ini berawal dari Twitter. Masih belum jelas siapa yang memulai huru hara ini, entah karena sudah dihapus cuitannya atau penyebab lain. Pokok berita ini mengatakan penyebab cuaca panas di Jogja karena inti panas bumi berpindah lebih tepatnya berada di bawah gunung Merapi. Duh Gusti, wkkk . Biarpun sekarang saya sudah kuliah soshum 4 tahun, setidaknya pelajaran IPA masa SMA tidak saya lupakan. Seingat saya inti panas bumi tidak bisa berpindah pindah. Untungnya, pihak BMKG langsung memberikan klarifikasi atas cuaca panas yang sedang terjadi. Menghindari huru hara yang semakin tidak karuan. BMKG mengatakan sedang ada angin panas yang sedang lewat, bukan inti panas bumi yang berpindah. Kalau gampangnya, ya memang sedang musimnya. Yang bikin saya tambah ngakak, keti...

#AprilProduktifDay17: Bosan

bismillahirrohmanirrohim Hal yang dilakukan terus-menerus pasti akan berujung kebosanan, maka dari itu ada istilah berlibur. Berlibur pun kalau terlalu lama dan terus menerus akan bosan juga. Sama seperti saat menetap di rumah, terlalu lama di rumah dengan aktivitas yang monoton pasti akan bosan juga. Berikut ini alternatif penghilang kebosanan. 1. Nongkrong Pergi keluar, ke warung kopi, bercengkrama bersama teman sampai larut malam atau pergi bersama ke tempat wisata bisa menjadi senjata yang ampuh untuk menghilangkan kebosanan. 2. Motoran Sebenarnya kalau mau mobilan juga tidak masalah, tapi saya pribadi lebih memilih motoran. Menikmati hembusan angin di jalan raya, dengarkan "suara jalanan", suara angin yang masuk ke sela sela helm,  klakson dari kendaraan lain, atau menikmati kemacetan. Kalau dirasa masih terlalu sepi bisa sambil mendengarkan musik, sesuai suasana hati. Jika sedang galau bisa memutar lagu lagu patah hati, perlahan menangi...

#AprilProduktifDay16: Surat dari Masa Lalu

Kepada diriku di masa depan: Jangan terlalu banyak memikirkan hal yang tidak perlu Pikirkan yang penting saja Bersosial lah dengan wajar Perluas relasimu Tapi tetaplah selektif Tetap kuat Jangan hilang pendirian Jangan hilang jati diri Jangan takut mencoba hal yang baru Jangan takut gagal Lebih baik menyesal karena gagal setelah mencoba daripada menyesal karena tak pernah mencoba Asah, asih, asuh raga, jiwa, dan pikiranmu Jangan lupa berterimakasih kepada sekitarmu Jangan lupakan jasa mereka Balas dengan ikut menebar kebaikan semampumu Masa lalu memang tidak bisa diputar Masa depan memang misteri Tapi dari masa lalu kamu bisa belajar Tapi di masa depan kamu akan mengerti Dan yang paling utama Jangan lupakan Tuhanmu Buka kembali kitabmu Tundukkan lagi kepalamu Berbakti kepada bapak ibu Kasihi orang yang menyayangimu Salam dari dirimu di masa lalu.